Sedih bacahnya Tapi inilha kenyataanya Negara yang kita Cintai ini......
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan
Keamanan Djoko Suyanto meminta masyarakat jangan mengeluh dan saling
menyalahkan terkait posisi Indonesia kembali memburuk dalam daftar
Indeks Negara Gagal 2012.
Berbagai indikator stabilitas negara terus memburuk dalam lima tahun
terakhir. Indonesia menduduki peringkat ke-63 dari 178 negara. Dalam
posisi tersebut, Indonesia masuk kategori negara-negara yang dalam
bahaya (in danger) menuju negara gagal.
"Ya, mari kita perbaiki bersama. Ini negara kita sendiri. Kita
sinergikan langkah untuk mengurangi itu semua," kata Djoko kepada para
wartawan, Rabu (20/6/2012).
Survei ini dilakukan embaga riset nirlaba The Fund for Peace (FFP)
bekerja sama dengan majalah Foreign Policy. Semakin tinggi posisi sebuah
negara (ditunjukkan dengan angka yang lebih kecil), semakin buruk
kondisi negara tersebut sehingga mendekati status negara gagal.
Di kawasan Asia Tenggara, Indonesia berada di urutan keenam negara
terburuk setelah Myanmar (urutan ke-21), Timor Leste (ke-28), Kamboja
(ke-37), Laos (ke-48), dan Filipina (ke-56).
Anggota lain ASEAN berada pada posisi jauh lebih baik daripada
Indonesia, yakni Thailand (ke-84), Vietnam (ke-96), Malaysia (ke-110),
Brunei (ke-123), dan Singapura (ke-157).
Lembaga ini, antara lain, menyoroti penegakan hukum dan hak asasi
manusia di Indonesia. Menurut Djoko, isu tersebut tak hanya ada di
Indonesia, tetapi juga negara-negara lainnya di dunia.
FFP mencatat berbagai keberhasilan Indonesia dalam mendorong pertumbuhan
ekonomi dan reformasi politik selama beberapa tahun terakhir. Namun,
lembaga tersebut juga mencatat berbagai masalah utama yang bisa
menghalangi pertumbuhan ekonomi dan perkembangan demokrasi Indonesia.
Masalah-masalah itu meliputi, antara lain, pembangunan infrastruktur,
pengangguran, korupsi, kekerasan terhadap kelompok minoritas agama, dan
pendidikan. Indonesia juga dihadapkan pada berbagai masalah kesehatan
dan lingkungan, seperti degradasi lahan dan masalah air bersih.
FFP mengutip hasil riset lembaga pemikiran Cameron Institute yang
menyatakan Indonesia kehilangan 37,2 miliar dollar AS per tahun atau
sekitar 7 persen dari PDB karena serangan penyakit tak menular
(noncommunicable diseases/NCD), seperti tekanan darah tinggi, diabetes,
kanker, dan jantung.
http://nasional.kompas.com/read/2012...p.Negara.Gagal
maka dari itu pemerintah kita harus tegas dalam menjalankan hukum.polisi
jgn takut ama ormas2 yang sering bikin rusuh dinegara ini.kita ini
mempunyai banyak kekayaan alam tapi juga merupakan negara yang mempuyai
angka pengangguran yang tinggi.
bagaimana pendapat agan semua???
z

Tidak ada komentar:
Posting Komentar